PEMBERDAYAAN PETANI JAGUNG MELALUI INTRODUKSI AGEN HAYATI PEROMBAK FOSFAT UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN
Empowerment of Maize Farmers through the Introduction of Phosphate Degrading Biological Agents for Sustainable Agriculture
Keywords:
Kata Kunci: Jamur Pelarut Fofat, Agen Hayati, Kesuburan Tanah, Produktivitas Jagung, Pertanian BerkelanjutanAbstract
Lahan pertanaman milik Gapoktan Pontang Makmur Sejahtera Desa Pontang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember terindikasi mengandung fosfat dalam jumlah yang sangat tinggi. Pupuk fosfat yang berlimpah dalam tanah perlu dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan kerugian pada pertumbuhan tanaman. Oleh karenanya kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk (1) memperkenalkan jamur pelarut fosfat sebagai solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas jagung, (2) penyuluhan terkait pentingnya mengimplementasikan perombak fosfat di lahan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan identifikasi eksistensi jagung dan penyuluhan. Pada tahap awal, dilakukan identifikasi permasalahan mitra berdasarkan hasil penelitian Tim Pengabdian yang telah dilakukan. Tahap selanjutnya, para petani ke lapang untuk mengidentifikasi eksitensi budidaya jagung yang telah diusahakan dalam penguraian unsur fosfat dalam tanah. Pada tahap terakhir adalah melakukan penyuluhan sebagai bentuk pendekatan edukatif untuk indak lanjut dari hasil identifikasi. Kegiatan pengabdian secara partisipatif mulai dari tahap identifikasi eksistensi lahan bersama petani hingga edukasi mendalam melalui penyuluhan terbukti menunjukkan hasil yang efektif dalam meningkatkan pemahaman mitra. Solusi yang diberikan untuk mengatasi kejenuhan unsur hara akibat penggunaan pupuk majemuk yang intensif ini adalah melalui pengenalan inovasi pemanfaatan fungi perombak fosfat, seperti Metharizium dan Trichoderma, yang dikombinasikan dengan efisiensi dosis pupuk fosfat kimia hingga 50 persen. Implementasi agen hayati ini tidak hanya terbukti secara ilmiah mampu mengoptimalkan perkembangan sistem perakaran dan meningkatkan ukuran lebar daun jagung, melainkan juga memberikan alternatif strategi budidaya yang efisien bagi petani dengan keterbatasan modal demi mewujudkan pertanian semi organik yang sehat dan berkelanjutan di Desa Pontang.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



