JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas
<p><strong>JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat</strong> (e-ISSN: 2986-464X) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasi hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. JAMAS merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Penerbit Forind Indonesia. JAMAS menerima naskah yang mencakup masalah-masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan, hasil penelitian dan pengembangan hasil pendidikan yang telah dicapai di bidang pelayanan masyarakat. JAMAS ini berisi tentang kegiatan pengabdian masyarakat dengan berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. JAMAS menerbitkan jurnal secara berkala setiap empat bulan sekali, yakni bulan Februari, Juni dan Oktober</p>en-US[email protected] (Abd. Rohman)[email protected] (Heru Supranoto)Wed, 04 Feb 2026 06:48:28 +0700OJS 3.3.0.8http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss60SOSIALISASI PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL DALAM DUNIA DIGITAL GUNA MEMBANGUN KEWASPADAAN DAN KESADARAN DILINGKUNGAN WISMA AIZY PUTRI
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/233
<p>Perkembangan teknologi yang sangat pesat sering kali tidak diimbangi dengan kesiapan masyarakat dalam beradaptasi, sehingga menimbulkan culture shock yang berdampak negatif terhadap perubahan perilaku individu maupun sosial. Kemajuan teknologi digital berjalan begitu cepat, sementara sistem hukum kerap tertinggal dan belum sepenuhnya mampu mengendalikan dampak buruk yang ditimbulkan. Salah satu bentuk kejahatan yang mengalami peningkatan signifikan adalah pelecehan seksual di dunia digital. Kejahatan ini kerap terjadi tanpa disadari oleh korban, terutama karena minimnya pengetahuan mengenai seksualitas. Selain itu, media sosial sebagai produk kemajuan teknologi digital turut berperan dalam menormalisasi perilaku yang di dunia nyata masih dianggap tabu, tetapi di dunia maya dipersepsikan sebagai hal yang wajar. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya preventif melalui sosialisasi dan edukasi yang komprehensif. Metode yang digunakan melalui cara edukatif, partisipatif dan preventif. Menggunakan metode di atas sangat membantu dalam penyampaian maksud dan tujuan pengabdian. Hasil pengabdian dari segi pendidikan seksualitas, pemahaman mengenai etika digital, serta pengetahuan tentang berbagai jenis kejahatan siber, termasuk tindak pidana yang melibatkan pelajar dan siswa guna melindungi masyarakat dari dampak negatif perkembangan teknologi digital mampu dipahami.</p>Nuruzzaman MS Nuruzzaman MS, Ian Aji Hermawan, Nur Rahmawati
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/233Wed, 04 Feb 2026 00:00:00 +0700PROGRAM PARENT-TRAINING KANGAROO CARE BAGI ORANGTUA BAYI BBLR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN INDEPENDENT MATERNAL CAREGIVING SETELAH PULANG DARI NICU
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/234
<p>Prevalensi Bayi Berat Lahir Rendah(BBLR) yang masih tinggi dan periode transisi pasca-pulang dari NICU yang penuh kecemasan bagi orangtua melatarbelakangi kegiatan pengabdian ini. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kemandirian<strong> </strong>orangtua bayi BBLR melalui program pelatihan di Rumah Sakit Welas Asih . Mitra pengabdian adalah 25 pasangan orangtua bayi BBLR yang akan dipulangkan dari NICU di wilayah sasaran. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan pelatihan partisipatif dan pendampingan berkelompok melalui empat sesi tatap muka, mencakup transfer pengetahuan, pelatihan keterampilan praktis (<em>hands-on training</em>), dan pembentukan kelompok pendukung (<em>peer-group</em>). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (+63.4%), self-efficacy (+70.7%), penurunan kecemasan (-36.0%), serta penguasaan keterampilan praktis rata-rata 90%. Terbentuk kelompok peer-group yang aktif dengan 88% peserta konsisten menerapkan KMC di rumah dan tidak ada laporan rawat ulang selama pendampingan. Program ini efektif meningkatkan kesiapan dan kemandirian orangtua.</p>Eli Lusiani
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/234Wed, 04 Feb 2026 00:00:00 +0700AI UNTUK KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA: MEMAHAMI DAN MERAWAT DIRI DENGAN TEKNOLOGI CERDAS
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/235
<p>Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas kesehatan jangka panjang. Kurangnya pengetahuan serta keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan reproduksi yang akurat masih menjadi permasalahan utama pada kelompok usia remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (<em>Artificial Intelligence</em>/AI). Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan praktik langsung penggunaan AI sebagai media literasi kesehatan reproduksi. Sasaran kegiatan adalah remaja di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Penyampaian materi dilakukan melalui edukasi, diskusi, dan simulasi penggunaan AI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi serta kemampuan memanfaatkan AI secara mandiri sebagai sumber informasi kesehatan.</p>Ahisa Novianti, Emy Setiowati, Siti Nurjanah
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/235Wed, 04 Feb 2026 00:00:00 +0700STANDARISASI MUTU DAN LEGALITAS P-IRT PRODUK TEH HERBAL DI DESA PETUNGSEWU
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/236
<p>Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas tanaman obat yang besar, namun pemanfaatannya di tingkat industri rumah tangga seringkali belum memenuhi standar mutu dan legalitas yang konsisten. Masalah utama di Desa Petungsewu adalah kurangnya pemahaman mitra mengenai stabilitas zat aktif antosianin dan katekin yang sensitif terhadap suhu tinggi di atas 70°C, serta ketiadaan izin edar P-IRT. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan Standardisasi mutu dan legalitas produk teh herbal "Vinawa" milik kelompok PKK Desa Petungsewu. Metode yang digunakan adalah <em>Sequential Transformative Approach</em> yang meliputi diseminasi informasi, workshop partisipatif dengan kontrol suhu pengeringan di bawah 50°C, serta asistensi mandiri pendaftaran akun OSS-RBA. Hasil kegiatan menunjukkan adanya transformasi pengetahuan mitra dalam menerapkan kontrol suhu presisi untuk menjaga stabilitas zat aktif dan keberhasilan penerbitan nomor izin edar P-IRT: 6083573012532-30. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan profesionalisme pelaku UMKM melalui pemenuhan aspek legalitas dan standarisasi mutu produk pangan fungsional secara berkelanjutan.</p>Devina Wahyu Astaning Cristy, Diny Puspitasari, Yanuar Hadi Irawan, Yunita Rahmawati
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/236Wed, 04 Feb 2026 00:00:00 +0700PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS AKUNTABILITAS PADA BUMDES PANDESARI UNIT KP SPAMS SUMBERSARI
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/237
<p>Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan instrumen strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pengelolaan BUMDes sangat dipengaruhi oleh kualitas tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan. BUMDes Pandesari yang berlokasi di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, melalui unit usaha KP SPAMS Sumbersari yang bergerak di bidang pengelolaan air bersih, masih menghadapi berbagai permasalahan dalam penyusunan laporan keuangan. Permasalahan tersebut meliputi pencatatan transaksi yang belum sistematis, keterlambatan pelaporan, penggunaan format laporan yang tidak baku, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia dalam memahami prinsip-prinsip akuntansi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan BUMDes melalui pendampingan penyusunan laporan keuangan yang terstruktur dan berstandar. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi mengenai pentingnya akuntabilitas keuangan, pelatihan dasar akuntansi yang relevan dengan kebutuhan unit usaha, pendampingan praktik pencatatan transaksi keuangan yang terjadi secara nyata, serta evaluasi dan monitoring terhadap hasil penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman pengelola terhadap siklus akuntansi, mulai dari pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan sederhana. Laporan keuangan yang dihasilkan menjadi lebih rapi, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran pengelola terhadap pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan unit usaha desa. Pendampingan ini diharapkan dapat menjadi model yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada BUMDes maupun unit usaha desa lainnya dalam rangka memperkuat tata kelola keuangan berbasis akuntabilitas publik.</p>Hendrik Suhendri, Agnes Quartina Pudjiastuti, Eugenesia Yuliani Rikarti
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/237Wed, 04 Feb 2026 00:00:00 +0700OPTIMALISASI PERAN TIM KESEHATAN MULTIDISIPLIN DALAM PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DI GKJ KETANDAN KABUPATEN KLATEN
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/238
<p>Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama dengan prevalensi yang terus meningkat dan berdampak signifikan terhadap penurunan kualitas hidup, khususnya pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia. Kondisi ini memerlukan penguatan pelayanan kesehatan promotif dan preventif berbasis komunitas melalui pendekatan multidisiplin. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran tim kesehatan multidisiplin dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat GKJ Ketandan Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan adalah pelayanan kesehatan terpadu berbasis komunitas yang melibatkan tenaga keperawatan dan fisioterapi. Intervensi meliputi skrining kesehatan dasar (tekanan darah dan gula darah), edukasi dan konseling kesehatan, skrining keseimbangan dan fungsi gerak, pemberian program latihan mandiri, serta promosi aktivitas fisik. Evaluasi dilakukan melalui analisis deskriptif dan analitik terhadap hasil pemeriksaan kesehatan peserta. Sebanyak 83 peserta terlibat dengan rerata usia 59,94 ± 11,43 tahun. Hasil menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 50,6%, diabetes sebesar 36,1%, dan gangguan keseimbangan sebesar 65,1%. Analisis menunjukkan bahwa usia berhubungan signifikan dengan gangguan keseimbangan (p < 0,05), sementara variabel klinis lainnya tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kegiatan ini membuktikan bahwa optimalisasi peran tim kesehatan multidisiplin efektif dalam deteksi dini faktor risiko PTM dan permasalahan fungsional, serta berpotensi menjadi model pelayanan kesehatan komunitas yang berkelanjutan.</p>Nicholas Adi Perdana, Hana Kristina, Ethic Palupi, Gian Lisuari Adityasiwi, Ellysa Okky Gusma, Nathan Agwin Khenda, Yohanes Purwanto, Heru Purbo Kuntono
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/238Wed, 04 Feb 2026 00:00:00 +0700PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN MASYARAKAT TENTANG PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL DI DESA WONOREJO
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/232
<p>Indonesia memiliki keanekaragaman tanaman herbal yang berpotensi besar dalam mendukung kesehatan masyarakat, namun pemanfaatannya di tingkat pedesaan belum optimal akibat keterbatasan pengetahuan mengenai manfaat, cara pengolahan, dan penggunaan yang aman. Desa Wonorejo memiliki potensi tanaman herbal lokal yang melimpah, tetapi masih minim pemanfaatan secara tepat dan berbasis ilmu pengetahuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan tanaman herbal sebagai pendukung kesehatan keluarga. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berupa penyuluhan, diskusi interaktif, serta demonstrasi sederhana dengan media leaflet dan contoh tanaman herbal. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2025 dan melibatkan ibu-ibu PKK Desa Ceplukan, Wonorejo. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap jenis tanaman herbal, kandungan senyawa aktif, manfaat kesehatan, cara pengolahan, serta pentingnya dosis dan keamanan penggunaan. Tanaman herbal yang diperkenalkan meliputi daun jati belanda, daun dewa, dan buah adas yang diketahui mengandung flavonoid dan berpotensi sebagai antioksidan, antiinflamasi, serta pendukung kesehatan metabolik dan pencernaan. Antusiasme peserta dalam diskusi mencerminkan tingginya kebutuhan akan edukasi kesehatan berbasis bukti ilmiah. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan, mendorong penggunaan tanaman herbal yang aman dan rasional, serta membuka peluang penguatan kemandirian kesehatan dan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.</p>Sardjiman Sardjiman, Agnes Prawistya Sari; Adhi Wardhana Amrullah
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/232Wed, 04 Feb 2026 00:00:00 +0700STRATEGI PENGEMBANGAN INOVATIF DAN BERKELANJUTAN PADA PRODUK LOKAL UMKM DESA DASOK KECAMATAN PADEMAWU KABUPATEN PAMEKASAN
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/241
<p>Desa Dasok Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan memiliki beberapa macam UMKM, salah satunya yaitu UMKM Jajanan Pasar milik Ibu Muslihah. Usaha ini memproduksi produk lokal yaitu jajanan pasar. Masalah yang dihadapi oleh UMKM jajanan pasar tersebut adalah keterbatasan sumber daya, persaingan yang ketat, perubahan teknologi, dan fluktuasi pasar. Tujuan kegiatan PKM ini dilakukan adalah untuk menggali informasi secara langsung dari pelaku usaha, serta memahami tantangan yang mereka hadapi, dan selanjutnya bisa menemukan solusi yang sesuai dan relevan. Metode pelaksanaannya adalah melakukan pendampingan terhadap UMKM untuk mengembangkan inovasi baru. Berdasarkan hasil kegiatan PKM di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan dapat disimpulkan bahwa UMKM jajanan pasar memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus melestarikan produk lokal. Kendala umum yang dihadapi oleh usaha jajanan pasar ini lebih kepada kurangnya menggunakan media sosial seperti Instagram, serta kurang penambahan inovasi penunjuk arah seperti plang atau papan nama usaha UMKM, plang nama ini sebenarnya memiliki banyak manfaat salah satunya dapat memberi petunjuk mengenai tempat produksi usaha. Upaya pengembangan UMKM juga dapat dilakukan melalui beberapa strategi, yaitu penguatan branding dan kemasan, pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, serta inovasi produk dengan tetap mempertahankan ciri khas lokal.</p>Rina Nur Azizah, M. Nur Prasetyo Adi, Zahira Tasyukurina, Nurul Aini Al-zubair
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/241Fri, 06 Feb 2026 00:00:00 +0700MODEL LAYANAN FISIOTERAPI BERBASIS MOBIL UNTUK UPAYA PROMOTIF, PREVENTIF, KURATIF, DAN REHABILITATIF DI MASYARAKAT
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/242
<p>Keterbatasan akses terhadap layanan fisioterapi di tingkat komunitas masih menjadi persoalan nyata, terutama bagi masyarakat dewasa dan lanjut usia dengan berbagai keluhan fungsi gerak. Kondisi ini menuntut model pelayanan fisioterapi yang lebih adaptif, mudah diakses, dan berbasis kebutuhan komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan dan mengevaluasi model layanan fisioterapi berbasis mobil sebagai strategi perluasan akses pelayanan fisioterapi komunitas. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan edukasi dan penyuluhan kesehatan, skrining dan asesmen fisioterapi, pemberian tindakan fisioterapi sesuai kebutuhan individu, konseling latihan mandiri, serta rekomendasi rujukan dan tindak lanjut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di pelataran Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta dan diikuti oleh 62 peserta masyarakat umum. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner kepuasan dengan skala Likert 1–5. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta berusia ≥60 tahun (58,0%) dengan variasi keluhan fungsi gerak, yang didominasi oleh nyeri muskuloskeletal (59,7%), diikuti gangguan sirkulasi dan metabolik (30,6%) serta keluhan neuromuskular (9,7%). Evaluasi kepuasan menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat baik terhadap layanan fisioterapi berbasis mobil, di mana 90% peserta menilai aksesibilitas layanan sangat baik dan lebih dari 92% peserta memberikan penilaian sangat baik terhadap kualitas pelayanan, keterampilan tenaga fisioterapi, serta sikap dan komunikasi petugas. Disimpulkan bahwa model layanan fisioterapi berbasis mobil dapat diterima dengan sangat baik oleh masyarakat dan menunjukkan potensi sebagai alternatif pelayanan fisioterapi komunitas yang mampu menjangkau beragam keluhan fungsi gerak dalam mendukung upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif di tingkat masyarakat.</p>Ellysa Okky Gusma, Gian Lisuari Adityasiwi, Hana Kristina, Heru Purbo Kuntono, Nicholas Adi Perdana, Nathan Agwin Khenda, Yohanes Purwanto
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/242Tue, 10 Feb 2026 00:00:00 +0700PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA PADA KELUARGA TANI RT 021 RW 007 KELURAHAN SEKIP LAMA
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/243
<p>Rumah tangga tani merupakan kelompok yang rentan secara ekonomi akibat fluktuasi pendapatan, ketidakpastian produksi, dan keterbatasan kemampuan dalam mengelola keuangan rumah tangga. Kondisi tersebut diperparah oleh kebiasaan mencampurkan keuangan rumah tangga dan usahatani serta rendahnya pemahaman dalam perencanaan dan pencatatan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan pengelolaan keuangan rumah tangga pada keluarga tani di RT 021 RW 007 Kelurahan Sekip Lama. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan yang meliputi penyampaian materi, praktik penyusunan anggaran dan pencatatan keuangan sederhana, serta evaluasi menggunakan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya perencanaan keuangan, pemisahan keuangan rumah tangga dan usahatani, penyusunan anggaran, pencatatan keuangan, serta pemahaman risiko utang dan kebutuhan dana darurat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan rumah tangga tani untuk mengelola keuangan secara lebih terencana dan berkelanjutan, sehingga berpotensi memperkuat ketahanan ekonomi keluarga tani.</p>Asti Asti
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/243Tue, 17 Feb 2026 00:00:00 +0700PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PENJUALAN AMDK AS-SHOFAA MELALUI PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN YANG EFEKTIF
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/247
<p>As-Shofaa, produk AMDK (air minum dalam kemasan) di bawah naungan PT. Anugerah Ilahi Rabbi (AIR) memiliki keunggulan yaitu berkualitas tinggi, ramah lingkungan, terpercaya, dan berkah. Berkah di sini lebih <em>segmented </em>karena menyasar kelompok tertentu, yakni kaum muslim (Islam). Saat ini peredaran AMDK Asshofa adalah masyarakat Nahdliyin (NU) khususnya wilayah Klaten. Hal ini menjadi tantangan untuk perusahaan dalam memasarkan produknya. Beberapa masalah yang timbul adalah manajemen PT. AIR kesulitan mendorong agen dan <em>reseller </em>untuk memperluas sistem pemasaran ke luar jaringannya sendiri, dimana mayoritas agen dan <em>reseller </em>sudah tidak muda lagi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan ide dan pemikiran terkait strategi pemasaran AMDK As-Shofaa ke luar kalangan NU. Metode yang digunakan: analisis situasi, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengabdian ini, mitra mampu merumuskan strategi <em>marketing </em>untuk memperluas pasar dengan cara <em>endorse </em>ke tokoh penting, pengoptimalan media sosial instagram untuk iklan, promo undian berhadiah, dan menjadi sponsor acara-acara di luar kegiatan internal NU Klaten. Diharapkan adanya pengabdian ini mampu menumbuhkan semangat dan gairah agen maupun <em>reseller </em>untuk menambah angka penjualan tiap bulannya sehingga meningkatkan <em>income </em>maupun profit PT. AIR.</p>Fikrina Faraidi Fardani
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/247Sat, 21 Feb 2026 00:00:00 +0700DARI PEMBELI KE PENJUAL ONLINE: MODEL PELATIHAN KONTEN VIDEO SINGKAT BAGI PEDAGANG SAYUR KELILING
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/240
<p>Pedagang sayur keliling menghadapi tantangan pemasaran tradisional dengan jangkauan terbatas dan ketergantungan pada pelanggan tetap, sementara potensi pemasaran digital melalui video singkat belum dapat dimanfaatkan akibat kesenjangan literasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan menguji model pelatihan "Dari Pembeli ke Penjual <em>Online</em>" guna mentransformasi pedagang sayur menjadi kreator konten mandiri. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif "<em>learning by doing</em>" selama empat hari, dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama tiga bulan di Desa Gandasari, Kabupaten bandung, yang melibatkan 20 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kapasitas peserta yang signifikan, khususnya pada kepercayaan diri (dari 15 menjadi 80 pada skala 0-100). <em>Output</em> kegiatan berupa 10 akun media sosial aktif yang telah mempublikasikan 280 konten video, menjangkau lebih dari 3.500 pengikut dengan rata-rata engagement rate 5,1%. Dampak ekonomi langsung terlihat dengan 90% peserta menerima pesanan via media sosial dan 80% melaporkan peningkatan penjualan rata-rata 20%. Hasil ini membuktikan efektivitas model pelatihan yang kontekstual dan berkelanjutan dalam mendigitalisasi pemasaran UMKM tradisional serta berpotensi direplikasi untuk kelompok serupa.</p>Erislan Erislan
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/240Mon, 23 Feb 2026 00:00:00 +0700OPTIMALISASI SOP ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN SEBAGAI MEDIA INFORMASI PUBLIK DI DESA WATUREJO NGANTANG
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/244
<p>Optimalisasi alur pelayanan administrasi kependudukan diperlukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan alur pelayanan penerbitan akta kelahiran dan akta kematian yang telah ada supaya lebih mudah terlihat dan terbaca oleh masyarakat sebagai media informasi publik di Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan melalui survei awal, koordinasi dan diskusi dengan perangkat desa, selanjutnya tim pengabdian menyusun dan menyempurnakan alur pelayanan berbasis Standar Operasional Prosedur (SOP), serta merancang media informasi publik yang dapat dipasang pada area pelayanan kantor desa. Hasil kegiatan berupa SOP yang diwujudkan dalam bentuk <em>X-Banner</em> sebagai media informasi publik yang dapat meningkatkan keterbukaan informasi, memberikan kejelasan mengenai prosedur, persyaratan, dan tahapan pelayanan, serta mendukung konsistensi aparatur desa dalam memberikan layanan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. Selain itu, masyarakat menjadi lebih mandiri dalam memahami proses administrasi yang harus ditempuh. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan tata kelola pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel di tingkat desa.</p>Ardinsus Grinaldi Kanda, Anjelina Selvia Kodora, Anjelita Ngadu Ndau, Shyane Devesty Natalia, Dody Setyawan
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/244Thu, 05 Mar 2026 00:00:00 +0700PEMBERDAYAAN PETANI KOPI MELALUI PELATIHAN BRIKET BIOARANG LIMBAH KULIT KOPI DI DESA JOMBOK MALANG
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/245
<p>Ketergantungan masyarakat pedesaan terhadap bahan bakar kayu masih menjadi permasalahan serius di wilayah penghasil kopi Indonesia, termasuk di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Sementara itu, limbah kulit kopi yang dihasilkan dari sekitar 758.725 ton produksi kopi nasional per tahun belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani kopi dalam mengolah limbah kulit kopi menjadi briket bioarang bernilai ekonomi. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA), melibatkan 25 petani mitra selama Januari hingga Februari 2026. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa briket yang diproduksi memiliki nilai kalor di atas 4.500 kkal/kg, durasi nyala 90 menit (50% lebih lama dari kayu bakar), dan biaya produksi Rp12.500/kg dengan harga jual Rp20.000/kg. Pengetahuan petani meningkat signifikan dengan rerata skor naik 37,4 poin (p<0,01). Kegiatan ini terbukti mampu mendorong kemandirian energi berbasis sumber daya lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi kelompok tani.</p>Mohamad Mukhlis Sutiyoso, Stepanus Dandi, Anggun Anggun, Rifaldo Rifaldo, Yuliana Yuliana, Editya Hendrawarman
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/245Thu, 05 Mar 2026 00:00:00 +0700INOVASI PEMANFAATAN RESIN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KREATIF BAGI SISWA SMA N 1 BENGKULU TENGAH
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/249
<p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan inovasi pemanfaatan resin sebagai media pembelajaran kreatif bagi siswa SMA N 1 Bengkulu Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan Januari 2026 dengan melibatkan siswa kelas XII IPA menggunakan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi konsep media pembelajaran kreatif, demonstrasi teknik penggunaan resin, serta praktik pembuatan media berbasis resin secara berkelompok. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan dan pemahaman konsep sains siswa, khususnya terkait pengawetan spesimen dan sifat polimer sintetis. Seluruh siswa berhasil menghasilkan produk media pembelajaran berbasis resin yang baik sebagai alat peraga sederhana di sekolah. Selain meningkatkan pemahaman konseptual, kegiatan ini juga mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis. Program ini berkontribusi terhadap penguatan pembelajaran berbasis praktik (<em>experiential learning</em>) serta membuka peluang pengembangan <em>sciencepreneurship</em> di lingkungan sekolah. Dengan demikian, inovasi pemanfaatan resin sebagai media pembelajaran kreatif efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains yang aktif, inovatif, dan berkelanjutan.</p>Putri Khoiriyah, Jernih Lestari Simbolon, Aprilia Diah Kusumaningsih, Nasriyah Nasriyah, Refpo Rahman, Heriansyah Heriansyah, Fades Br Gultom, Riziq Ilham Nur Fahmi
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/249Thu, 05 Mar 2026 00:00:00 +0700EDUKASI DINI BUDIDAYA HORTIKULTURA MELALUI PELATIHAN PEMBIBITAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI AGROEDUPARK WAGIR
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/250
<p>Kurangnya literasi pertanian pada anak usia dini di era digital dapat memicu fenomena plant blindness, di mana anak-anak kehilangan koneksi dengan asal-usul pangan dan kelestarian lingkungan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis siswa sekolah dasar melalui pelatihan pembibitan tanaman hortikultura di Agroedupark Wagir. Metode yang digunakan adalah learning by doing yang meliputi tiga tahapan utama: penyampaian materi interaktif, praktik langsung pencampuran media tanam serta penyemaian benih, dan evaluasi hasil belajar. Subjek pengabdian adalah siswa Sekolah SDN 1 Jedong, Kec. Wagir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif siswa mengenai jenis tanaman hortikultura dan teknik pembibitan sederhana. Selain itu, partisipasi aktif siswa dalam praktik lapangan mencerminkan tumbuhnya minat terhadap aktivitas pertanian. Sebagai rencana tindak lanjut untuk memastikan keberlanjutan program, diterapkan program "Adopsi Bibit Mandiri". Dalam program ini, siswa bertanggung jawab merawat bibit hasil praktik di lingkungan rumah dengan pemantauan berkala melalui buku harian tanaman (logbook). Langkah ini direkomendasikan untuk memperkuat karakter tanggung jawab dan kedekatan emosional siswa terhadap alam. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan ruang publik seperti Agroedupark sebagai sarana edukasi luar ruangan efektif dalam membangun kesadaran agraris sejak dini.</p>Nova Aulia Witnar Saputri, Didimus Jerdam, Rainaldus Susanto, Felisitus Remba, Stanislaus Constantio Tiwu Ngadha, Retno Wilujeng
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/250Thu, 05 Mar 2026 00:00:00 +0700IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA: PRODUKSI BRIKET TONGKOL JAGUNG DI DESA LUBUK DURIAN BENGKULU UTARA
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/251
<p>Limbah pertanian berupa tongkol jagung di Desa Lubuk Durian, Bengkulu Utara, selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung menjadi masalah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi tepat guna dalam produksi briket tongkol jagung sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan, ekonomis, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan berupa identifikasi kebutuhan masyarakat, penyusunan modul pelatihan, dan penyediaan alat sederhana; tahap pelaksanaan berupa sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan produksi briket; dan tahap evaluasi yang menilai keberhasilan dari aspek partisipasi, ekonomi, dan keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memproduksi briket dengan kualitas baik, memiliki nilai kalor cukup tinggi, serta dapat digunakan sebagai pengganti sebagian kayu bakar dan LPG. Partisipasi masyarakat sangat aktif, terutama kelompok tani dan ibu rumah tangga, sehingga keterampilan dan kesadaran terhadap pemanfaatan limbah meningkat. Dari sisi ekonomi, briket memberikan potensi penghematan biaya energi rumah tangga sekaligus peluang usaha baru berbasis desa. Evaluasi keberlanjutan menghasilkan kesepakatan pembentukan kelompok usaha bersama untuk mengelola produksi secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini berhasil mentransfer teknologi tepat guna, memberdayakan masyarakat dalam mengelola limbah pertanian, serta mendukung agenda energi bersih nasional melalui pemanfaatan biomassa lokal.</p>Devi Ratnawati
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/251Thu, 05 Mar 2026 00:00:00 +0700IMPLEMENTASI TERAPI BERMAIN EDUKATIF UNTUK MENDUKUNG PEMULIHAN PSIKOSOSIAL ANAK KORBAN BENCANA LONGSOR
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/257
<p>Bencana longsor tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak pada kondisi psikososial anak usia sekolah, yang terdampak seperti munculnya kecemasan, ketakutan, penurunan konsentrasi belajar, dan perubahan perilaku. Anak kelas VI sekolah dasar termasuk kelompok rentan karena berada pada fase perkembangan kognitif dan emosional yang sensitif terhadap pengalaman traumatis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pemulihan psikososial anak korban longsor melalui implementasi terapi bermain edukatif. Metode yang digunakan berupa sesi terapi bermain berbasis edukasi dengan pendekatan interaktif, meliputi permainan kelompok, diskusi, serta tanya jawab yang mendorong ekspresi emosi dan penguatan koping positif. Sampel kegiatan adalah anak usia sekolah kelas VI yang terdampak langsung bencana longsor sejumlah 30 . Hasil kegiatan menunjukkan anak lebih aktif berpartisipasi, mampu mengekspresikan perasaan, menunjukkan peningkatan interaksi sosial, serta memahami strategi sederhana dalam mengelola emosi dan rasa takut. Secara aplikatif, terapi bermain edukatif dapat menjadi media efektif dalam memberikan dukungan psikososial berbasis sekolah pada situasi pascabencana. Kesimpulan pendekatan ini membantu meningkatkan adaptasi psikososial anak dan menurunkan kecemasan.</p>Eli Lusiani, Shella Febrita Puteri Utomo, Rahmat Rahmat
Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/257Thu, 05 Mar 2026 00:00:00 +0700