https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/issue/feed JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat 2026-06-20T04:43:35+07:00 Abd. Rohman [email protected] Open Journal Systems <p><strong>JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat</strong> (e-ISSN: 2986-464X) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasi hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. JAMAS merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Penerbit Forind Indonesia. JAMAS menerima naskah yang mencakup masalah-masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan, hasil penelitian dan pengembangan hasil pendidikan yang telah dicapai di bidang pelayanan masyarakat. JAMAS ini berisi tentang kegiatan pengabdian masyarakat dengan berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. JAMAS menerbitkan jurnal secara berkala setiap empat bulan sekali, yakni bulan Februari, Juni dan Oktober</p> https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/246 IMPLEMENTASI TEKNOLOGI CINEMA ADAPTIF GUNA MENINGKATKAN AKSESIBILITAS HIBURAN BAGI KELOMPOK DISABILITAS DI KOTA DENPASAR 2026-02-19T09:26:13+07:00 Anak Agung Adi Wiryya Putra [email protected] Agus Purusa Dharma [email protected] Madek Jeani Purnama [email protected] Putu Prima Juniartina [email protected] <p>Aksesibilitas fasilitas hiburan publik, khususnya bioskop, masih menjadi kendala signifikan bagi kelompok penyandang disabilitas di Kota Denpasar. Hambatan tersebut tidak hanya mencakup infrastruktur fisik, tetapi juga kurangnya antarmuka yang inklusif pada aplikasi pemesanan tiket konvensional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan inovasi teknologi berupa aplikasi "Cinema Adaptif" guna meningkatkan kemandirian dan literasi digital penyandang disabilitas. Metode pelaksanaan kegiatan ini dirancang dalam tiga tahapan terstruktur: observasi dan analisis kebutuhan mitra, perancangan purwarupa berbasis <em>User Interface</em>/<em>User Experience</em> yang adaptif, serta implementasi melalui pelatihan dan pendampingan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan capaian yang sangat positif, di mana lebih dari 80% peserta berhasil melakukan simulasi pemesanan tiket secara mandiri tanpa bantuan fasilitator. Implementasi aplikasi ini terbukti efektif dalam mengatasi kesenjangan informasi, memfasilitasi kebutuhan aksesibilitas spesifik seperti informasi jalur kursi roda, serta meningkatkan rasa percaya diri mitra. Kesimpulannya, adopsi sistem informasi yang mengedepankan desain inklusif mampu mendobrak hambatan sosial sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem layanan publik yang setara dan ramah disabilitas di Kota Denpasar.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/258 PENINGKATAN LITERASI DAN KETERAMPILAN PASCA PANEN TOMAT PADA SISWA SEKOLAH DASAR 2026-03-01T22:54:09+07:00 Christiano I. Nataniel [email protected] Ari Sutanto [email protected] Asniana Murni [email protected] Viktoria Mamus [email protected] Umi Rofiatin [email protected] <p>Rendahnya literasi sains siswa di Indonesia dipicu oleh pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual dan terbatasnya pengalaman berbasis praktik, sehingga pemahaman penanganan komoditas mudah rusak (<em>perishable</em>) seperti tomat perlu diintegrasikan sejak dini guna membangun kesadaran pascapanen dan mendukung ketahanan pangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi sains kontekstual dan keterampilan pascapanen dan mendukung ketahanan pangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi sains kontektual dan keterampilan pascapanen tomat pada siswa sekolah dasar melalui pendekatan partisipasi-edukatif berbasis <em>hands-on learning</em>, dengan tahapan persiapan, implementasi, dan evaluasi. Tahap implementasi mencakup penyampaian materi pascapanen, dilanjutkan praktik langsung sortasi berdasarkan kualitas fisik, <em>grading</em> berdasarkan ukuran dan tingkat kematangan, serta pengemasan menggunakan wadah higienis, yang dilaksanakan di Agroedupark Unitri 3 Wagir bersama siswa kelas V SDN 01 Jedong. Hasil menunjukkan peningkatan pada tiga ranah pembelajaran secara kognitif siswa mampu menjelaskan tahapan pascapanen dan mengidentifikasi kriteria tomat layak konsumsi; pengemasan secara psikomotorik siswa terampil melakukan sortasi, <em>grading</em>, dan pengemasan secara mandiri; secara afektif tumbuh sikap teliti, bertanggung jawab, kooperatif, serta kesadaran mengurangi susut pangan. Pendekatan partisipatif-edukatif terbukti efektif meningkatkan literasi sains berbasis konteks pertanian sejak usia dini sekaligus memperkuat sinergi perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam mendukung pendidikan pertanian berkelanjutan.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/265 PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS CTL DENGAN DIGITAL PLATFORM BAGI GURU SMA DARUL MA’ARIF PADANG 2026-04-30T02:34:56+07:00 Dewi Yuliana Fitri [email protected] Hamdunah Hamdunah [email protected] Alfi Yunita [email protected] <p>Pendidikan pada era digital menuntut guru untuk mampu mengembangkan bahan ajar yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan kehidupan nyata. Guru dituntut tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Di SMP Darul Ma’arif Padang, penggunaan bahan ajar masih dominan dalam bentuk cetak tradisional, seperti modul dan LKPD sederhana. Kondisi ini menyebabkan pembelajaran menjadi kurang variatif dan belum mendukung pendekatan pembelajaran abad 21 yang menekankan kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis. Berdasarkan hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar bahan ajar yang digunakan oleh guru di SMP Darul Ma’arif Padang masih bersifat konvensional, berisi soal latihan, belum memanfaatkan konteks kehidupan siswa, dan kurang dirancang untuk memfasilitasi proses inkuiri, banyak guru masih belum memahami prinsip CTL dalam pengembangan bahan ajar. Pendekatan <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL) diyakini mampu meningkatkan pemahaman siswa karena mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa dan menegaskan bahwa CTL menempatkan siswa dalam situasi belajar yang nyata dan menuntut keterlibatan aktif. Namun, hasil diskusi dengan guru SMP Darul Ma’arif menunjukkan bahwa pemahaman mereka mengenai CTL masih terbatas pada teori, sementara implementasinya dalam LKPD belum terwujud secara optimal. Sehingga perlu adanya pelatihan pengembangan bahan ajar berbasis CTL dengan menggunakan digital platform bernama yaitu padlet. Pelaksanaan pengabdian ini telah membawa dampak positif dalam meningkatkan keterampilan guru pada pengembangan bahan ajar serta menjadi langkah penting dalam adaptasi teknologi. Penggunaan teknologi menjadikan pembelajaran lebih dinamis dan efektif, menciptakan lingkungan belajar yang memungkinkan eksplorasi, interaksi dan pemahaman yang lebih memdalam bagi siswa.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/273 PENGUATAN TATA KELOLA PELAYANAN PUBLIK MELALUI EVALUASI SISTEM INFORMASI PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN (SIPEKAN) DI KOTA BATU 2026-05-06T06:23:09+07:00 Agung Suprojo [email protected] Abd. Rohman [email protected] <p>Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan daerah menuntut adanya evaluasi terhadap implementasi sistem informasi guna memastikan efektivitas pelayanan publik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Sistem Informasi Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kota Batu dalam memperkuat tata kelola pelayanan publik. Metode yang digunakan adalah pendekatan evaluatif deskriptif melalui studi dokumen, observasi sistem, dan analisis proses pelayanan. Hasil menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan integrasi data perumahan, mempercepat proses pelayanan administrasi, serta memperkuat transparansi informasi kepada masyarakat. Selain itu, sistem ini berkontribusi dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data melalui penyediaan fitur analitik. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti belum optimalnya pemutakhiran data, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, belum tersedianya indikator kinerja yang terukur, serta belum optimalnya integrasi lintas perangkat daerah. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi sistem tidak hanya ditentukan oleh aspek teknologi, tetapi juga oleh kesiapan kelembagaan dan sumber daya pendukung. Dengan demikian, penguatan tata kelola data, peningkatan kapasitas aparatur, serta penyusunan arah pengembangan sistem secara berkelanjutan menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan peran sistem informasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/263 SOSIALISASI PENGGUNAAN SARUNG TANGAN DAN KANTONG PLASTIK SEHAT BAGI PENJUAL MAKANAN DI KOTA BANJARMASIN 2026-04-30T02:23:26+07:00 Irawanto Irawanto [email protected] Muhammad Jamili [email protected] Cici Asmiaty [email protected] Septeria Septeria [email protected] Nuril Mawadah [email protected] Mukhlan Khariry [email protected] M Jayadi [email protected] Moh Heru Budhihantho [email protected] Akhmad Abdurahman [email protected] <p>Keamanan pangan menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat, terutama pada sektor pedagang kaki lima. Data menunjukkan bahwa hanya 42,1% tempat pengolahan makanan di Banjarmasin memenuhi syarat kesehatan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pedagang makanan di Jalan Pramuka Kota Banjarmasin tentang pentingnya penggunaan sarung tangan dan kantong plastik <em>food grade</em> (plastik sehat). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi langsung, wawancara, pembagian brosur, serta pemberian sarung tangan dan kantong plastik sehat kepada 25 pedagang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh pedagang sasaran belum pernah mendapatkan sosialisasi tentang kewajiban penggunaan sarung tangan dan plastik food grade, serta tidak mengetahui bahaya plastik daur ulang terhadap kesehatan. Setelah kegiatan sosialisasi, pedagang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang risiko kontaminasi makanan dan manfaat penggunaan alat pelindung higienis. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi peningkatan <em>higiene</em> pangan dan diharapkan menjadi model pengabdian serupa di kota-kota lain.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/264 EDUKASI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS PARU DAN PENDAMPINGAN KEPATUHAN MINUM OBAT KELUARGA DI KELURAHAN SENDANGMULYOKOTA SEMARANG 2026-04-30T02:29:19+07:00 Rizkiyatul Amalia [email protected] Asharul Fahyudi [email protected] Danny Ardiyanto Wibowo [email protected] <p>Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, termasuk di Kelurahan Sendangmulyo, Kota Semarang, yang memiliki angka kasus relatif tinggi akibat rendahnya pengetahuan masyarakat, adanya stigma, serta kurangnya dukungan keluarga terhadap pasien. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TBC, memberdayakan keluarga pasien, serta memperkuat peran kader kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC. Program dilaksanakan dengan melibatkan sebanyak 30 peserta, yang terdiri atas kader kesehatan, keluarga pasien, dan masyarakat, melalui pelatihan kader, edukasi masyarakat, pembentukan pendamping minum obat (PMO) keluarga, serta inisiasi kawasan sadar TBC. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan dan edukasi, pemberdayaan kader, serta monitoring dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 86 pada pretest menjadi 93 pada posttest, atau mengalami kenaikan sebesar 8,14%. Selain itu, kader kesehatan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, dan keluarga pasien semakin memahami pentingnya pendampingan minum obat serta pemenuhan asupan gizi untuk mendukung kepatuhan pengobatan. Program ini juga berkontribusi dalam mengurangi stigma terhadap pasien TBC dan meningkatkan dukungan sosial melalui pendekatan berbasis komunitas. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas kader, pengetahuan masyarakat, serta penguatan sistem pendampingan pasien, sehingga berpotensi mendukung upaya penurunan kasus TBC di Kelurahan Sendangmulyo.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/266 PEMBERDAYAAN IBU NIFAS MELALUI EDUKASI ANTICIPATORY GUIDANCE UNTUK MENDUKUNG MOBILISASI DINI DAN TEKNIK MENGGENDONG BAYI YANG AMAN DI POSYANDU KAMBOJA SIKUMANA 2026-04-30T02:41:05+07:00 Sinta Inriani Olla [email protected] Maria Magdalena Mue Juwa [email protected] Angela Lovendra Naingalis [email protected] Yeri Delsia Nenogasu [email protected] <p>Mobilisasi dini pada ibu nifas dan teknik menggendong bayi yang aman merupakan aspek penting dalam mendukung pemulihan ibu serta keselamatan bayi, namun masih banyak ibu nifas yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas melalui edukasi anticipatory guidance dalam mendukung mobilisasi dini dan teknik menggendong bayi yang aman di Posyandu Kamboja, Sikumana. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung yang melibatkan 20 ibu nifas. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta observasi keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proporsi ibu nifas dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 15% menjadi 75%, keterampilan mobilisasi dini kategori mampu meningkat dari 20% menjadi 80%, dan keterampilan teknik menggendong bayi kategori baik meningkat dari 15% menjadi 70% setelah diberikan edukasi anticipatory guidance. Selain itu, peserta menunjukkan partisipasi aktif dan mampu mempraktikkan kembali materi yang diberikan dengan benar. Kesimpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi anticipatory guidance efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas terkait mobilisasi dini dan teknik menggendong bayi yang aman. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam layanan Posyandu.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/272 PENINGKATAN KAPASITAS PENGASUH PANTI ASUHAN (CAREGIVERS) DALAM PENGELOLAAN GIZI SEIMBANG DAN PENCEGAHAN STUNTING 2026-05-04T18:40:33+07:00 Eli Lusiani [email protected] Shella Febrita Puteri [email protected] Muhamad Royyan [email protected] <p>Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia . Anak yang tinggal di panti asuhan memiliki kerentanan khusus karena pemenuhan kebutuhan gizi sangat bergantung pada sistem pengasuhan, ketersediaan pangan, donasi, serta kemampuan pengasuh dalam menyusun dan memantau kecukupan gizi harian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengasuh Panti Asuhan Balita Sehat Muhammadiyah Kota Bandung dalam pengelolaan gizi seimbang dan pencegahan stunting. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi gizi seimbang, pelatihan pengukuran antropometri, pendampingan interpretasi status gizi, pengenalan pengolahan pangan lokal bergizi, serta penyusunan siklus menu sederhana berbasis kebutuhan anak. Sasaran kegiatan adalah pengasuh panti dan anak balita yang berada dalam lingkungan panti. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa dari 36 balita usia 1–5 tahun, sebanyak 80% berada pada kategori normal, 10% mengalami stunting, dan 10% berada pada kategori kurus. Hasil penilaian kapasitas pengasuh sebelum kegiatan menunjukkan masih adanya keterbatasan pengetahuan gizi, monitoring gizi, dan pengolahan makanan. Setelah kegiatan, kategori pengetahuan gizi baik meningkat dari 20% menjadi 60%, sedangkan kategori kurang menurun dari 40% menjadi 0%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas caregiver berpotensi memperbaiki praktik pengelolaan gizi di panti asuhan. Kegiatan lanjutan disarankan berupa monitoring status gizi bulanan, penyempurnaan siklus menu berbasis AKG, dan pembentukan kader gizi panti secara berkelanjutan.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/262 LAPORAN ANALISIS KEBUTUHAN ASET PADA PEMERINTAH DESA DI KECAMATAN PANYIPATAN KABUPATEN TANAH LAUT DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN 2026-05-14T09:17:00+07:00 Ade Hermawan [email protected] Normajatun Normajatun [email protected] Bakhtiar Bakhtiar [email protected] Muhammad Jamili [email protected] Ali Khamdan [email protected] <p>Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk Penyuluhan Laporan Analisis Kebutuahan Aset Desa pada semua aparatur Desa di wilayah Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah desa tentang pentingnya melakukan analisis dan mebuat Laporan Analisis Kebutuhan Aset Desa guna meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan simulasi. Hasil Pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa Laporan Analisis Kebutuhan Aset Desa pada semua Desa di wilayah Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut sangat penting untuk meningkatkan pelayanan publik. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk melatih dan membina aparatur desa mengenai pemahaman dan penguasaan melakukan analisis kebutuhan aset desa dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam layanan publik. Dengan adanya laporan ini, diharapkan dapat menjadi acuan untuk meningkatkan pelayanan oleh aparatur pemerintah desa dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/268 OPTIMALISASI KESIAPAN FISIK DAN PSIKOLOGIS: PEMBERDAYAAN IBU HAMIL MELALUI SENAM HAMIL UNTUK MENGHADAPI PERSALINAN AMAN DAN NYAMAN 2026-04-30T02:54:05+07:00 Frida Sisternike Pay [email protected] Ummu Zakiah [email protected] Maria Magdalena Mue Juwa [email protected] <p>Kehamilan menyebabkan perubahan fisik dan psikologis yang dapat memengaruhi kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan. Kesiapan yang kurang optimal berpotensi meningkatkan kecemasan serta risiko komplikasi persalinan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan fisik dan psikologis ibu hamil melalui pemberdayaan berbasis senam hamil di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan intervensi berupa edukasi kesehatan dan senam hamil terstruktur pada 30 ibu hamil trimester II dan III selama bulan April 2026. Pengukuran dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan kuesioner pengetahuan, skala kecemasan, serta lembar observasi keterampilan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan dari 56,4 menjadi 82,7, penurunan kecemasan sedang dari 63,3% menjadi 30% dan kecemasan tinggi dari 20% menjadi 6,7%, serta peningkatan keterampilan senam dari 36,7% menjadi 80%. Intervensi ini juga meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif ibu hamil dalam menjaga kesehatan secara mandiri. Kesimpulannya, senam hamil berbasis pemberdayaan efektif dalam meningkatkan kesiapan fisik dan psikologis ibu hamil dalam menghadapi persalinan serta berpotensi dikembangkan sebagai program promotif-preventif yang berkelanjutan.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/275 PELATIHAN SOFTWARE STATISTIK UNTUK ANALISIS DATA KESEHATAN BAGI MAHASISWA FARMASI DI POLITEKNIK KESEHATAN WIRA HUSADA NUSANTARA MALANG 2026-05-06T09:31:54+07:00 Dewi Kurnia Sari [email protected] Sri Ariati [email protected] Farida Aryany [email protected] Ika Kartisyah [email protected] Aris Budiarti [email protected] Donny Yunawaman [email protected] <p>Kemampuan analisis data kesehatan merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa Farmasi dalam mendukung kegiatan penelitian dan pengambilan keputusan berbasis data, namun masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam penggunaan perangkat lunak statistik, mulai dari penginputan data, pemilihan uji statistik, hingga interpretasi hasil analisis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan perangkat lunak statistik untuk analisis data kesehatan. Metode pelaksanaan dilakukan secara daring melalui platform konferensi video dengan pendekatan ceramah, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan evaluasi. Peserta kegiatan adalah mahasiswa Farmasi semester lima yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 68,69 sebelum pelatihan menjadi 79,69 setelah pelatihan, serta hasil uji statistik yang menunjukkan perbedaan signifikan. Selain itu, peserta menjadi lebih percaya diri dalam mengolah data dan mampu memilih metode analisis yang sesuai dengan jenis data yang digunakan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi analisis data kesehatan mahasiswa. Dengan demikian, pelatihan penggunaan perangkat lunak statistik dapat menjadi strategi yang tepat untuk mendukung kesiapan akademik dan penelitian mahasiswa Farmasi.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/256 PENGUATAN LITERASI PERTANIAN ANAK MELALUI PRAKTIK PENANGANAN PASCAPANEN DI AGROEDUPARK KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG 2026-02-25T11:04:19+07:00 Sugerin Willy Jawa [email protected] Ninin Khoirunnisa' [email protected] Yosefina Deva [email protected] Maria Feti Dela [email protected] Antonia Celia Vionita [email protected] Muh Izad Saputra [email protected] <p>Rendahnya literasi pertanian pada anak usia sekolah dasar mendorong perlunya edukasi pertanian yang kontekstual dan aplikatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai penanganan pascapanen hasil pertanian. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Februari 2026 di Agroedupark Universitas Tribhuwana Tunggadewi dengan melibatkan siswa SDN 01 Jedong. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung terkait pembersihan, sortasi, penyimpanan, serta pengemasan hasil panen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai tahapan pascapanen dan pentingnya menjaga kualitas produk pertanian. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Edukasi pascapanen melalui pembelajaran berbasis praktik dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan literasi pertanian sejak dini.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/267 EDUKASI JAJANAN SEHAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA DI SDN BANJARSARI 01 CIAWI BOGOR 2026-04-30T02:46:41+07:00 Naila Salsabila [email protected] Dewi Rahma Fitri [email protected] Melisa Fauzia [email protected] Made Budiarsana [email protected] Indiani Yalita [email protected] Amira Anggun Farras [email protected] Eni Purwanti [email protected] <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai jajanan sehat serta mendukung deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat di Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Program dilaksanakan melalui penyuluhan edukatif, pemeriksaan kesehatan sederhana, dan pelatihan pembuatan sabun. Sasaran edukasi jajanan sehat adalah 40 siswa kelas VI SDN Banjarsari 01, sedangkan kegiatan skrining kesehatan dan pelatihan diikuti oleh 24 warga RW 02. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait jajanan sehat, yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai dari 85% pada <em>pre-test</em> menjadi 87,75% pada <em>post-test</em>. Meskipun demikian, hasil pengujian sampel jajanan di lingkungan sekitar sekolah menunjukkan adanya kontaminasi formalin pada beberapa produk yang diperiksa. Selain itu, skrining kesehatan berhasil mengidentifikasi faktor risiko penyakit degeneratif pada masyarakat, dengan kadar kolesterol tertinggi mencapai 280 mg/dL dan kadar asam urat tertinggi sebesar 9,5 mg/dL. Pelatihan pembuatan sabun juga memberikan keterampilan praktis yang dapat mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat terkait kesehatan serta menjadi langkah awal dalam mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri dan peduli terhadap kesehatan.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/269 PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK USIA DIBAWAH UMUR SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KELUARGA BERKUALITAS DAN SEJAHTERA 2026-05-15T14:48:16+07:00 Rika Damayanti [email protected] Suriyati Suriyati [email protected] Karina Wishar [email protected] Novita Sari Ningsi [email protected] A. Paradilla Asjun [email protected] Sulfiki Almadani [email protected] Mulawarman Mulawarman [email protected] Nurfadli Nurfadli [email protected] Sahrul Sahrul [email protected] <p>Perkawinan anak masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia, keberlanjutan pendidikan, kesehatan reproduksi, serta kesejahteraan keluarga. Indonesia masih termasuk negara dengan angka perkawinan anak yang relatif tinggi sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya orang tua dan remaja, mengenai risiko perkawinan anak serta pentingnya perlindungan anak dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera. Metode yang digunakan adalah <em>Participatory Action Research</em> (PAR) dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, orang tua, remaja, dan mahasiswa dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui <em>Focus Group Discussion</em> (FGD), penyuluhan hukum, edukasi mengenai dampak perkawinan anak, penandatanganan komitmen bersama, serta evaluasi melalui diskusi dan wawancara kepada peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan secara aktif dan menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai batas usia perkawinan berdasarkan peraturan perundang-undangan, faktor penyebab perkawinan anak, serta dampak yang ditimbulkan terhadap pendidikan, kesehatan, dan kehidupan keluarga. Selain itu, peserta menyatakan komitmen untuk mendukung upaya pencegahan perkawinan anak di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi hukum berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah perkawinan anak dan mendukung terwujudnya keluarga yang berkualitas dan sejahtera.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/260 PENDAMPINGAN PERENCANAAN AREA PUBLIK DESA KEJAPANAN BERBASIS AGROEDUWISATA 2026-03-14T00:21:10+07:00 Bernadeta Hermin Nadia [email protected] Saul Ndena Ngabi [email protected] Hesti Triana [email protected] Irawan Setyabudi [email protected] Mochammad Azkari Hisbulloh Akbar [email protected] Rizki Alfian [email protected] <p>Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan agroeduwisata melalui optimalisasi area publik yang mampu mengintegrasikan fungsi edukasi, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Namun, pemanfaatan ruang publik yang tersedia belum didukung oleh perencanaan kawasan yang terarah dan partisipatif sehingga pengembangan potensi desa belum berjalan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi pemerintah desa dan masyarakat dalam menyusun perencanaan area publik berbasis agroeduwisata yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik wilayah setempat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi <em>Focus Group Discussion</em> (FGD), survei lapangan, inventarisasi kondisi tapak, identifikasi potensi dan permasalahan kawasan, serta penyusunan konsep dan desain kawasan secara kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya rancangan area publik yang terdiri atas zona edukasi pertanian anak, zona bermain, zona panggung nusantara, zona pengelolaan dan pemasaran produk UMKM, serta zona sirkulasi dan pengunjung yang terintegrasi. Selain itu, dihasilkan rekomendasi penataan drainase, vegetasi, fasilitas pendukung, dan model pengelolaan kawasan untuk meningkatkan kenyamanan, produktivitas, serta keberlanjutan pemanfaatan ruang publik desa. Kegiatan pendampingan ini memberikan kontribusi dalam penyediaan dokumen perencanaan yang dapat dijadikan acuan pengembangan kawasan agroeduwisata sekaligus mendukung penguatan ekonomi lokal, edukasi masyarakat, dan pembangunan desa yang berkelanjutan.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/270 EDUKASI SADAR HUKUM : KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR PENYEBAB PERCERAIAN LOKASI DESA CARIGADING 2026-05-15T14:52:49+07:00 Rika Damayanti [email protected] Suriyati Suriyati [email protected] Mila Ramadhani [email protected] Syamsul. A Syamsul. A [email protected] Syafirah Ainil Agus [email protected] Andi Irpikha Ekaputri [email protected] Muhammad Sumardin [email protected] A.muh Aqil Tokkong [email protected] Andi Muhammad ilham [email protected] <p>Kasus pidana akibat kerusakan lingkungan di Indonesia akibat adanya kelalaian atau kesengajaan dalam pengelolaan limbah, sampah, maupun aktivitas industri yang mencemari ekosistem. Beberapa kasus terbaru menunjukkan ada 170 kasus P-21 di Tahun 2023 menunjukkan konsistensi KLHK membawa perkara ke Pengadilan sehingga dapat dijerat hukum pidana karena dampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Tujuan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan Edukasi hukum tentang perlindungan lingkungan dalam pencegahan kerusakan Ekosistem. Hasil pengabdian dilaksanan selama 2 hari dengan terlebih dahulu melakukan survei awal laporan – laporan pidana di desa macope kemudian melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama dengan Aparatur Pemerintah untuk menggali kondisi dan perilaku masyarakat terkait Upaya pencegahan kerusakan ekosistem. Dari hasil pengabdian ini masyarakat Antusias mengikuti penyuluhan yang diberikan, peserta yang hadir sebanyak 85 % , keaktifan peserta selama edukasi mampu bertanya dan menjawab pertanyaan yang diberikan. Diharapkan agar pihak daerah memperkuat koordinasi antar Lembaga agar lebih sinkron masuk ke kasus tahap P-21. Selain itu perlu Transparansi putusan putusan pidana lingkungan secara terbuka akan meningkatkan akuntabilitas. Memberikan sanksi maksimal agar Hukuman bisa memberi efek jera lebih kuat, terutama bagi pelaku kerusakan lingkungan.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/274 EFEKTIVITAS MODEL PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS KOLABORASI DALAM PELAYANAN ARUS MUDIK DAN BALIK IDUL FITRI 2026-05-06T06:32:02+07:00 Sri Indah [email protected] Hendrik Suhendri [email protected] Yayuk Sulistiyowati [email protected] Poppy Indrihastuti [email protected] Nur Ida Iriani [email protected] Agus Dwi Sasono [email protected] <p>Tradisi mudik merupakan fenomena sosial tahunan di Indonesia yang melibatkan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar dan berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan seperti kemacetan, kecelakaan, dan ketidaknyamanan perjalanan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelayanan, edukasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Universitas Tribhuwana Tunggadewi dengan OPOR dan POSKOTIS Kabupaten Malang di Pos Kepolisian <em>Exit Tol</em> Singosari. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan teknik penyuluhan, pelayanan langsung, dan pendampingan kepada pemudik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya persiapan perjalanan, serta memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat peran civitas akademika sebagai agen perubahan sosial.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/276 PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DI ERA DIGITAL SEBAGAI MEDIA PEMASARAN PRODUK UMKM DI DESA BUDAGGAN KECAMATAN PADEMAWU KABUPATEN PAMEKASAN 2026-05-15T14:58:31+07:00 Rina Nur Azizah [email protected] Mariana Quraini [email protected] Jamilatul Baladiah [email protected] Lailatul Fitriyah [email protected] <p>dunia usaha, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM, terutama pada produk lokal seperti rengginang, jagung marning, usaha katering kue basah, dan batu bata merah. Namun, keterbatasan akses pasar serta rendahnya pemahaman pelaku UMKM mengenai pemasaran digital masih menjadi hambatan utama dalam meningkatkan daya saing produk. Melalui program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Madura, dilakukan pendampingan kepada pelaku UMKM melalui tahapan survei, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi terkait pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran produk. Kegiatan ini meliputi pelatihan pemasaran digital, pembuatan konten promosi, publikasi produk melalui berbagai platform media sosial, serta pendampingan interaksi dengan konsumen secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya pemasaran digital, peningkatan kualitas konten promosi yang dihasilkan, serta perluasan jangkauan pasar produk UMKM. Pemanfaatan media sosial terbukti efektif dalam mendukung pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM desa, sekaligus membuka peluang ekonomi dan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi pelaku UMKM, kegiatan pengabdian ini juga menjadi sarana penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi digital.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/277 PENGUATAN KAPASITAS AKTOR PEMERINTAHAN DESA DALAM IMPLEMENTASI PELAYANAN PUBLIK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DI KECAMATAN TAMBANG ULANG 2026-06-03T06:02:48+07:00 Nuril Mawaddah [email protected] Irawanto Irawanto [email protected] Septeria Noor Yuliannisa [email protected] <p>Pelayanan publik merupakan salah satu fungsi utama pemerintahan yang berperan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Namun, implementasi pelayanan publik di tingkat desa masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk pemahaman aparatur yang beragam terhadap prinsip-prinsip pelayanan publik dan kompleksitas regulasi yang berlaku. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aktor pemerintahan desa dalam memahami dan mengimplementasikan pelayanan publik melalui program sosialisasi dan edukasi di Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan dilaksanakan pada 29 April 2026 di Kantor Kecamatan Tambang Ulang dengan melibatkan sekitar 35 peserta yang terdiri atas kepala desa, anggota BPD, ketua RT, dan ketua RW. Metode yang digunakan berupa penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip pelayanan publik, standar pelayanan, transparansi, dan akuntabilitas. Diskusi juga mengidentifikasi kendala utama dalam pelayanan publik, yaitu adanya kebijakan dan regulasi yang berlapis serta tumpang tindih sehingga berpotensi menghambat efektivitas pelayanan. Kegiatan ini berkontribusi dalam penguatan kapasitas aktor pemerintahan desa guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih responsif dan berorientasi pada masyarakat.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/280 PEMBERDAYAAN PETANI JAGUNG MELALUI INTRODUKSI AGEN HAYATI PEROMBAK FOSFAT UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN 2026-06-10T05:43:57+07:00 Sigit Prastowo [email protected] Ati Kusmiati [email protected] Indah Ibanah [email protected] Distiana Wulanjari [email protected] Lenny Widjayanthi [email protected] Agung Sih Kurnianto [email protected] <p>Lahan pertanaman milik Gapoktan Pontang Makmur Sejahtera Desa Pontang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember terindikasi mengandung fosfat dalam jumlah yang sangat tinggi. Pupuk fosfat yang berlimpah dalam tanah perlu dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan kerugian pada pertumbuhan tanaman. Oleh karenanya kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk (1) memperkenalkan jamur pelarut fosfat sebagai solusi berkelanjutan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas jagung, (2) penyuluhan terkait pentingnya mengimplementasikan perombak fosfat di lahan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan identifikasi eksistensi jagung dan penyuluhan. Pada tahap awal, dilakukan identifikasi permasalahan mitra berdasarkan hasil penelitian Tim Pengabdian yang telah dilakukan. Tahap selanjutnya, para petani ke lapang untuk mengidentifikasi eksitensi budidaya jagung yang telah diusahakan dalam penguraian unsur fosfat dalam tanah. Pada tahap terakhir adalah melakukan penyuluhan sebagai bentuk pendekatan edukatif untuk indak lanjut dari hasil identifikasi. Kegiatan pengabdian secara partisipatif mulai dari tahap identifikasi eksistensi lahan bersama petani hingga edukasi mendalam melalui penyuluhan terbukti menunjukkan hasil yang efektif dalam meningkatkan pemahaman mitra. Solusi yang diberikan untuk mengatasi kejenuhan unsur hara akibat penggunaan pupuk majemuk yang intensif ini adalah melalui pengenalan inovasi pemanfaatan fungi perombak fosfat, seperti Metharizium dan Trichoderma, yang dikombinasikan dengan efisiensi dosis pupuk fosfat kimia hingga 50 persen. Implementasi agen hayati ini tidak hanya terbukti secara ilmiah mampu mengoptimalkan perkembangan sistem perakaran dan meningkatkan ukuran lebar daun jagung, melainkan juga memberikan alternatif strategi budidaya yang efisien bagi petani dengan keterbatasan modal demi mewujudkan pertanian semi organik yang sehat dan berkelanjutan di Desa Pontang.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/279 PELATIHAN PEMBUATAN ECOBRICK DARI LIMBAH PLASTIK GUNA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT DESA KAMPUNG KELAPA KELURAHAN TIMBANGAN KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN UTARA 2026-06-08T10:05:03+07:00 Muhammad Rahman Rambe [email protected] Rizky Febriani Pohan [email protected] <p>Penggunaan plastik secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan dan dapat menjadi ancaman bagi lingkungan. Masalah ini semakin besar karena plastik memiliki sifat yang tidak bisa membusuk, tidak terurai secara alami, tidak menyerap air, dan tidak berkarat. Akibatnya, limbah plastik terus menumpuk dan merusak lingkungan. Dengan demikian, perlu adanya kesadaran akan dampak buruk dari penggunaan plastik yang berlebihan. Tim pengabdi merekomendasikan agar limbah plastik yang menumpuk dibuat dengan penggunaan alternatif yang ramah lingkungan seperti ecobrick. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kampung Kelapa Kelurahan Timbangan Kecamatan Padangsidimpuan Utara melalui penggunaan alternatif limbah plastik menjadi produk ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah (presentasi), tanya jawab, dan pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Kampung Kelapa Kelurahan Timbangan Kecamatan Padangsidimpuan Utara tentang pemanfaatan limbah plastik menjadi ecobrick guna meminimalisir dampak negatif penggunaan plastik yang berlebihan semakin meningkat. Selain itu, tingkat kemandirian ekonomi masyarakat juga meningkat melalui banyaknya hasil penjualan pot bunga dari ecobrick. Sehingga metode ecobrick mampu menjadi alternatif solusi pengelolaan sampah plastik yang edukatif, aplikatif, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa lain dalam pengelolaan sampah berbasis partisipatif.</p> 2026-06-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat https://jurnal.forindpress.com/index.php/jamas/article/view/278 PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI TRISNO SUBUR MELALUI BRANDING PRODUK DAN PEMASARAN DIGITAL CABAI RAWIT BERBASIS TEKNOLOGI ASAP CAIR DAN ENRICHED BIOCHAR DI DESA LIMBUNG KABUPATEN KUBU RAYA 2026-06-08T09:58:08+07:00 Ida Ayu Suci [email protected] Rita Kurnia Apindiati [email protected] Muchammad Ariffin [email protected] <p>membuat asap cair dan enriched biochar dengan metode pirolisis berbasis sekam padi serta perbanyakan <em>Trichoderma</em> sp. cair dalam budidaya cabai rawit (<em>Capsicum frutescens</em> L.), namun menghadapi keterbatasan dalam aspek pemasaran, branding produk, dan literasi digital. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan memberdayakan kelompok tani melalui penguatan branding produk dan pemasaran digital untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan desain kemasan menggunakan aplikasi Canva, pembuatan identitas merek dan logo produk asap cair, biochar, dan <em>Trichoderma</em> sp. milik Trisno Subur, serta pendampingan intensif penggunaan platform digital Instagram, TikTok, dan Facebook. Sasaran kegiatan adalah 19 anggota kelompok tani yang berlokasi di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta pemantauan data penjualan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan anggota kelompok yang signifikan dengan rata-rata skor post-test 82,14% (kategori tinggi/efektif). Integrasi teknologi pertanian berbasis asap cair dan enriched biochar serta trichoderma cair dengan strategi branding produk dan pemasaran digital secara efektif meningkatkan nilai tambah produk cabai rawit serta pendapatan dan kemandirian ekonomi petani.</p> 2026-06-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat